Pasca Kebakaran Pasar Legi Solo, Bulog: Harga Bawang Mulai Naik

SOLO, (Suarajateng.id) — Perum Bulog Subdivre III Surakarta menyatakan harga bawang merah dan putih mulai meningkat seiring dengan tersendatnya pasokan pascaterjadinya kebakaran di Pasar Legi Solo.

“Dengan tersendatnya pasokan ini harga komoditas di pasar lain sedikit mengalami kenaikan. Mulai kenaikan yaitu satu hari pascakebakaran,” ujar Kepala Seksi Analisa Harga dan Pasar Perum Bulog Subdivre III Surakarta Doni Kuswardono di Solo, Jumat.

Ia mengatakan untuk kenaikan harga terjadi antara Rp1.000-2.000/kg. Menurutnya, hal itu wajar mengingat pasokan barang di pasaran sedikit berkurang

“Kenaikan ini terjadi di pasar-pasar yang selama ini pedagangnya membeli barang dagangan di Pasar Legi,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari pedagang di Pasar Nusukan, untuk bawang putih saat ini di harga Rp23.000-24.000/kg, sedangkan bawang merah di angka Rp18.000-20.000/kg.

Ia mengatakan kebakaran yang terjadi di Pasar Legi memang memberikan dampak cukup signifikan terhadap perubahan harga komoditas di beberapa pasar lain.

“Ini karena Pasar Legi merupakan pasar induk, banyak pedagang dari beberapa pasar tradisional lain yang mengambil barang di Pasar Legi,” tandasnya.

Ia mengatakan akibat kebakaran tersebut, ada dua pedagang besar atau distributor bawang yang terkena dampaknya dan belum mulai berjualan.

“Distributor ini yang biasa mencukupi kebutuhan pedagang-pedagang kecil. Meski demikian, sampai saat ini belum ditentukan kemana distributor ini akan berpindah,” paparnya.

Ia mengatakan perpindahan lokasi ini bisa di Pasar Jongke atau Pasar Nusukan, dimana dua pasar ini juga cukup besar dan banyak digunakan oleh pedagang untuk mengambil barang.

“Kami belum berkoordinasi dengan pedagang distributor. Saat ini yang perlu segera ditangani adalah alur distribusinya agar ke depan tidak makin terhambat,” tuturnya.

Salah satu pedagang besar bawang merah Tanti mengatakan pascakebakaran memang ada penurunan penjualan oleh para pedagang kecil.

“Sebelum kebakaran dalam satu hari saya bisa menjual sekitar 20 karung, untuk satu karungnya di berisi 70 kg bawang merah. Hari ini saya mulai berjualan lagi, baru laku dua karung,” terangnya.

Ia mengatakan bawang merah tersebut berasal dari Tawangmangu. Untuk harga perkilogramnya Rp13.000/kg.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Surakarta menyatakan kenaikan harga sejumlah komoditas pascakebakaran belum terasa pada inflasi bulan Oktober yang diumumkan pada awal bulan ini.

“Kami belum melakukan penghitungan pascakebakaran karena penghitungan terakhir kami laksanakan Selasa minggu lalu, sedangkan hari Selasa minggu ini kondisi Pasar Legi masih terdapat api sehingga belum ada aktivitas perdagangan serentak,” jelas Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kota Surakarta MAB Herminawati.

Sumber : Antara

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.